Jakarta, ZonaOke
Bhayangkara menggelar acara pisah sambut jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) dari Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. kepada Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H.
Acara berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan di Jakarta, Rabu (02/09/2026).
Dalam sambutannya, Astamaops Kapolri yang baru, Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, menyampaikan rasa hormat, apresiasi, serta pujian setinggi-tingginya kepada seniornya, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran.
Roycke memberikan apresiasi atas berbagai peninggalan atau legacy serta terobosan inovatif yang telah dibangun Fadil Imran selama memimpin dan bertugas di Kepolisian Republik Indonesia.
Menurut Roycke, jejak kepemimpinan Fadil Imran sangat membantu dan mempermudah tugas-tugasnya. Hal itu ia rasakan saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat, Kepala Korps Binmas (Kakorbinmas) Baharkam Polri, hingga kini dipercaya sebagai Astamaops Kapolri.
“Mengantar senior kita, kakak asuh kita… ada beberapa perjalanan tugas yang menurut catatan saya sangat meringankan bagi saya. Pertama, ketika saya menjadi Kapolres Jakarta Barat, ada suatu legacy yang ditinggalkan oleh Bapak Komjen Pol. Dr. Fadil Imran, di mana beliau membangun sistem, tata, serta pola kerja yang beliau peristilahkan dengan SIGAP (Sistem Pencegahan Kejahatan),” ujar Komjen Pol. Roycke Harry Langie.
Ia menegaskan bahwa terobosan yang diciptakan Fadil Imran tidak hanya berbasis teknologi real-time yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait. Terobosan tersebut juga meninggalkan fondasi kuat bagi kemajuan organisasi.
“Bapak Fadil Imran ini adalah orang yang smart dan meninggalkan legacy untuk kemajuan organisasi,” tegasnya.
Komjen Pol. Roycke juga menyoroti peran besar Fadil Imran dalam merancang konsep Polisi RW dan penguatan peran Bhabinkamtibmas. Konsep tersebut menjangkau berbagai sektor pemukiman, kawasan tertentu, hingga kelembagaan.
Fondasi tersebut kemudian menjadi salah satu motor penggerak dalam penanganan berbagai krisis nasional. Salah satunya melalui program Kampung Tangguh saat pandemi COVID-19.
“Beliau membentuk bagaimana Polisi RW. Ternyata itu lebih tajam… Senior saya ini banyak meninggalkan legacy, tenang saya, tinggal melanjutkan. Sungguh luar biasa beliau punya pola bekerja dan membangun sistem bekerja dengan baik,” tambah Roycke.
Lebih lanjut, Roycke menilai keberhasilan seniornya juga terletak pada nilai-nilai dasar kepemimpinan yang berhasil ditanamkan kepada seluruh jajaran.
“Bapak beliau telah membentuk kebersamaan dalam bekerja, kebersamaan dalam perjuangan, dan kebersamaan dalam cita-cita. Hari ini saya merasa ringan karena beliau telah membentuk pola kerja melalui sistem kebersamaan tersebut,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Komjen Pol. Roycke menegaskan kesiapan untuk melanjutkan seluruh program yang telah dibangun Fadil Imran.
Ia juga memohon dukungan dari seluruh jajaran demi kemajuan Polri dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kami siap bekerja sama dan kami siap untuk melaksanakan semua legacy, metode, serta sistem yang telah dibangun oleh Bapak Komjen Pol. Dr. Fadil Imran untuk kemajuan Polri. Purna tugas kepolisian boleh berakhir, tetapi pengabdian kepada bangsa dan negara tidak akan pernah berhenti,” tutupnya.
(*)














Leave a Reply