ZonaOke

Aktual Independen

IJTI Serukan Keselamatan Jurnalis Jadi Prioritas di Tengah Pencarian di Perairan Anak Krakatau

Bagikan

Jakarta,ZonaOke

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) terus memantau perkembangan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini dinyatakan hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhistira Pranoto (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance).

Advertisements

Sementara tiga orang yang berada dalam rombongan kapal yakni Warta selaku pengemudi, Surakman sebagai awak kapal, serta Heriyanto sebagai pemandu.

Rombongan bertolak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau menggunakan speedboat bermesin ganda atau double engine. Seluruh penumpang juga telah dilengkapi jaket pelampung.

Hingga Kamis, 10 September 2026, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian. Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, nelayan setempat, serta berbagai unsur lainnya terus menyisir wilayah perairan untuk menemukan para korban.

Ketua Umum Herik Kurniawan mengatakan IJTI mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan masyarakat yang tanpa lelah terlibat dalam operasi pencarian.

“IJTI juga menyampaikan dukungan moral dan doa kepada keluarga para jurnalis dan awak kapal yang tengah menanti kabar. Harapan agar seluruh korban segera ditemukan dalam kondisi selamat terus dipanjatkan.,”ujarnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi dunia jurnalistik bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap peliputan, terutama ketika jurnalis bekerja di wilayah bencana, laut, atau medan ekstrem.

Aktivitas alam, termasuk aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, memiliki dinamika yang tidak selalu dapat diprediksi maupun dikendalikan manusia.

“Karena itu, IJTI mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap SOP peliputan berisiko, termasuk penguatan mitigasi risiko, perlengkapan keselamatan, serta safety awareness sebelum jurnalis diterjunkan ke medan berbahaya.

Jurnalisme memang memiliki tugas penting untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Namun, tugas tersebut tidak boleh mengorbankan keselamatan manusia,”ungkapnya.

Tidak ada berita yang seharga dengan nyawa manusia.

“IJTI meyakini, jurnalisme yang baik adalah jurnalisme yang berpihak pada kebenaran dan kemanusiaan. Dan di atas semuanya, jurnalis yang dapat kembali pulang dengan selamat kepada keluarganya adalah tujuan tertinggi,”katanya sembari mengatakan Mari bersama-sama mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar dan seluruh jurnalis serta awak kapal yang hilang kontak segera ditemukan.

(*)


Bagikan
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *