Kadubes Jepang Kakeru Fujiyama di SMKN 3 Manado
Manado, ZonaOke
Peluang magang dan kerja ke Jepang bagi anak muda Manado semakin terbuka lebar. Rombongan Atase Imigrasi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Kakeru Fujiyama bersama tim Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri / AP2LN, Senin 4 Mei 2026, melakukan kunjungan kerja ke LPK PT. Yuta Tengker Mulia di Kompleks Transmart Kairagi, Manado.
Kunjungan disambut langsung Direktur Utama PT. Yuta Tengker Mulia, Vanda Tengker, S.E., Ak. Kedatangan perwakilan Pemerintah Jepang ini untuk menjajaki kerja sama penempatan peserta magang asal Manado ke berbagai perusahaan di Jepang.
Jepang Lirik Tenaga Magang dari Manado Kakeru Fujiyama menegaskan, Manado jadi perhatian khusus setelah Bali.
“Perusahaan Jepang tertarik dengan pekerja magang dari Manado, terutama untuk sektor _food_ atau makanan. Banyak mencari tenaga kerja non-Islam karena nanti akan mencicipi berbagai menu makanan termasuk non-halal,” jelasnya,Selasa (5/5/3026) di SMKN 3 Manado.
Fujiyama akan berada di Manado hingga 7 Mei 2026. Selasa 5 Mei, agenda dilanjutkan kunjungan ke SMA/SMK untuk edukasi langsung. “Agar anak muda tidak hanya menerima informasi sekilas di Instagram, Twitter, TikTok, tapi dapat penjelasan lengkap dan akurat,” tambahnya.
*Komitmen LPK Yuta Tengker Mulia: Tekan Pengangguran*
Dirut Vanda Tengker menyebut kerja sama ini jadi upaya nyata mengurangi pengangguran di Manado.
“Kami berkomitmen memberikan yang terbaik. Terima kasih kepada Kedubes Jepang dan AP2LN. Semoga makin banyak anak muda Manado berangkat ke Jepang,” ujarnya.
Keunggulan LPK Yuta Tengker Mulia:
1. LDana Talangan bagi siswa magang kurang mampu, agar tidak membebani orang tua
2. Pelatihan Profesional: bahasa Jepang, budaya, kepribadian, sistem karantina
3. Izin Resmi Kemnaker dan direkomendasikan Kedubes Jepang
4. Tanpa Calo/Pihak Ketiga – sistem penyaluran langsung dan transparan
Data & Progres Magang:
– Total peserta: 102 orang
– Siap berangkat: 20 orang, menunggu COE dari Jepang
– Berangkat 4 Mei 2026: 4 orang ke Tokyo
– 20 orang lainnya: sedang proses CV dan menunggu wawancara
– Usia magang: 18-35 tahun. Untuk Tokutei Ginou bisa sampai 45 tahun dengan syarat keahlian dan sertifikat JLPT/JFT-Basic & SSW
Masa Pendidikan. 3-6 bulan, termasuk proses dokumen, wawancara, dan _medical check-up_. Interview dilakukan dalam bahasa Jepang dan Indonesia untuk menilai kepribadian.
“Karpet Merah” ke Kagawa-ken Juli 2026*
Vanda Tengker mendapat undangan khusus bertemu Gubernur Kagawa-ken bulan Juli 2026 untuk bahas penambahan kuota Manado. Gubernur Kagawa juga direncanakan datang ke Manado.
Alasan Jepang Pilih Manado
“Anak-anak asal Manado yang sudah diberangkatkan diakui baik, bagus, dan _kokoro yasashii_ – baik hati. Ada yang pulang ke Manado lalu diterima kembali kerja di Jepang,” ungkap Fujiyama. Karena itu, 7 asosiasi Jepang ingin kerja sama dengan Yuta Tengker Mulia.
Harapan AP2LN: Penerbangan Langsung Manado-Jepang
Ketua DPW III AP2LN Jateng & DIY, Aris Sutikno, berharap Pemerintah Jepang dorong akses penerbangan langsung Manado-Jepang.
“Tidak harus lewat Singapura. Bisa transit Filipina agar lebih dekat. Peluang ke Jepang lebih mudah ditembus dibanding Australia, Jerman, atau Timur Tengah,” katanya.
Mekanisme Pendaftaran
Sudah berbasis _online_. Info program, syarat, dan pendaftaran tersedia di LPK. Peserta dilatih bahasa, budaya, dan kepribadian lewat karantina sebelum wawancara dan tes kesehatan.


