Manado,ZonaOke
SMKN 1 Kaidipang ikut menyemarakkan SMK Expo 2026 dalam rangka Hardiknas dengan menampilkan karya unggulan dari dua jurusan: Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB).
Kepala SMKN 1 Kaidipang, *Moh. Anshar Nusa, S.Pd M.Si, menjelaskan bahwa expo ini menjadi sarana edukasi dan unjuk kompetensi siswa kepada masyarakat.
“TKJ menampilkan komponen komputer yang dirakit secara terbuka. Tujuannya agar siswa dari jurusan lain maupun pengunjung umum bisa melihat langsung komponen dalam komputer: motherboard, processor, RAM, PSU, hingga hard disk.
Selain itu, siswa juga memamerkan alat-alat jaringan atau yang lebih umum disebut WiFi, mulai dari router, access point, kabel UTP, hingga praktik konfigurasi jaringan sederhana. Pendekatan ini membuat teknologi terasa lebih dekat dan mudah dipahami.
DPIB: Gambar Teknik hingga Maket Rumah Dinas ASN
Ketua Jurusan DPIB Dikson Tapahing, S.Pd. bersama guru pendamping Ummul Fitrahtulhijrah, S.Pd. menampilkan produk hasil gambar siswa Moh. Nur Agus Hapili dan Farhan Datuela, antara lain: Site plan rumah tinggal 2 lantai, Rumah tinggal 1 lantai type 36, Tugas gambar perabot dalam kelas dan Gambar rencana pembangunan rumah tinggal permanen. Maket rumah tinggal type 36 Detail struktur beton menggunakan pondasi footplat,
Maket jembatan rangka baja.
Istimewanya, pada SMK Expo kali ini SMKN 1 Kaidipang juga berkesempatan memberikan gambar rumah dinas (rudis)ASN type 36 yang ditugaskan langsung oleh Pak Gubernur pada SMK Expo bulan November 2025 lalu Ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kompetensi siswa SMK.,”ujarnya usai menyerahkan gambar rudis ASN kepada Gubernur.
Ia menyebutkan Expo ini bukan hanya pameran, tapi media pembelajaran langsung.
“Siswa TKJ belajar komunikasi dengan pengunjung, siswa DPIB belajar presentasi karya. Semua sesuai semangat Hardiknas “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,”tegas Moh. Anshar Nusa sembari mengatakan SMKN 1 Kaidipang membuktikan bahwa lulusan vokasi siap kerja, siap wirausaha, dan siap berkontribusi untuk pembangunan daerah.


