Seoul, Zonaoke.id – Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri bertemu dan berfoto dengan pose finger heart (jari hati) bersama Carmen, anggota asal Indonesia dari grup K-pop Hearts2Hearts (H2H), dalam kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan. Momen ini menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian jamuan makan siang kenegaraan yang digelar di Blue House, Seoul, Rabu (1/4/2026).
Dalam foto yang diunggah di akun resmi media sosial Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, tampak Presiden Prabowo tersenyum di sisi kiri Carmen, sementara Presiden Lee Jae Myung berada di sisi kanannya. Ketiganya kompak membentuk simbol finger heart, pose yang akrab dengan penggemar K-pop di seluruh dunia.
Carmen yang memiliki nama lengkap Nyoman Ayu Carmenita merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan. Ia hadir sebagai salah satu tamu dalam jamuan makan siang kenegaraan yang merupakan rangkaian agenda kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Korsel.
“Ini adalah kehormatan besar bagi saya bisa berada di samping Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae Myung. Saya tidak pernah membayangkan bisa hadir dalam momen bersejarah seperti ini,” ujar Carmen dalam keterangan yang diterima ANTARA, Kamis (2/4/2026).
“Terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan yang telah mengundang saya. Semoga momen ini bisa menginspirasi anak-anak muda Indonesia untuk terus bermimpi dan berkarya,” tambahnya.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo mengatakan bahwa kehadiran Carmen dalam jamuan kenegaraan dan momen finger heart bersama kedua pemimpin negara menjadi simbol hangatnya hubungan Indonesia-Korea Selatan.
“Ini bukan sekadar momen foto, tetapi menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya diwarnai kerja sama ekonomi dan politik, tetapi juga pertukaran budaya dan kebanggaan lintas generasi. Kehadiran putri Indonesia di tengah jamuan kenegaraan membuktikan bahwa talenta Indonesia diakui di level tertinggi,” ujar Angga dalam pernyataan tertulisnya.
Dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung pada 31 Maret–2 April 2026 ini, Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae Myung sepakat meningkatkan hubungan bilateral melalui Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus (Special Comprehensive Strategic Partnership). Dengan kesepakatan ini, Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang memiliki jenjang kemitraan tertinggi tersebut dengan Korea Selatan.
Menteri Luar Negeri Sugiono: Indonesia juga menyaksikan pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Korea Selatan yang mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi digital, energi, pertahanan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo juga menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Korea Selatan, The Grand Order of Mugunghwa, sebagai bentuk apresiasi atas upaya beliau dalam memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara.
(*Bakom RI/ *ANT/ *Yonhap)


