Advertisement

Advertisementspot_img

Top 7 News Minggu Ini

― Iklan―

spot_img

Popular News

HomeNewsEdukasiKemendikdasmen Revitalisasi 16 Ribu Sekolah di 2025, Mu'ti: Fokus pada Daerah Bencana...

Kemendikdasmen Revitalisasi 16 Ribu Sekolah di 2025, Mu’ti: Fokus pada Daerah Bencana dan 3T

Jakarta, ZonaOke.Id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan, khususnya pada sekolah yang membutuhkan penanganan prioritas. Pada tahun 2025, program ini didukung anggaran sebesar Rp16,9 triliun dan telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa program revitalisasi merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu, aman, dan merata.

“Revitalisasi satuan pendidikan kami fokuskan pada sekolah terdampak bencana, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta sekolah yang mengalami kerusakan berat, sebagai upaya memastikan seluruh peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan layak,” ujar Mendikdasmen saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati, Minggu (12/4/2026).

Program ini mencakup pembangunan serta rehabilitasi berbagai sarana dan prasarana pendidikan, antara lain ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang komputer, fasilitas sanitasi, serta sarana pendukung lainnya. Di Kabupaten Pati, sebanyak 90 satuan pendidikan telah menerima manfaat program revitalisasi.

Salah satu penerima manfaat, SMP Negeri 1 Gembong, Kabupaten Pati, merasakan dampak signifikan dari program revitalisasi yang mencakup rehabilitasi ruang kelas, pembangunan laboratorium komputer, Unit Kesehatan Siswa (UKS), serta fasilitas sanitasi.

Kepala SMP Negeri 1 Gembong, Istiana, menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi sarana dan prasarana sekolahnya mengalami kerusakan berat. “Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan sekolah kami mengalami kerusakan dari lantai hingga atap. Saat hujan, air masuk ke ruang kelas sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu,” ujarnya.

Setelah revitalisasi, ia menuturkan bahwa kondisi berubah secara signifikan. “Setelah revitalisasi, pembelajaran menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Siswa merasa lebih senang berada di sekolah, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” tuturnya.

Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. “Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Bantuan revitalisasi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Selain penguatan infrastruktur, Kemendikdasmen juga mendorong pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar perencanaan program, sehingga pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program revitalisasi satuan pendidikan diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam peningkatan mutu layanan pendidikan.

(*Kemendikdasmen/ *ANT)

Berita Terkait

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028