Jakarta, ZonaOke.Id – Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump dipastikan menerima dana segar senilai 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp169 triliun dari kesepakatan yang memungkinkan TikTok tetap beroperasi di wilayahnya. Angka fantastis ini terungkap dalam laporan The Wall Street Journal yang dikutip oleh Engadget pada Minggu (15/3/2026).
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa investor baru yang mengakuisisi saham di entitas TikTok AS telah membayar biaya sebesar 2,5 miliar dolar AS (Rp42,2 triliun) kepada pemerintah ketika kesepakatan ditutup pada Januari lalu . Kelompok investor tersebut, menurut laporan WSJ, akan terus melakukan pembayaran hingga totalnya mencapai 10 miliar dolar AS .
Konsorsium investor yang meliputi perusahaan teknologi raksasa Oracle bersama firma investasi Silver Lake dan perusahaan investasi asal Uni Emirat Arab, MGX, mengambil alih saham pada entitas TikTok di AS yang bernama TikTok USDS Joint Venture . Oracle tercatat memiliki saham sekitar 15 persen di entitas baru tersebut .
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance sebelumnya menyebut entitas TikTok di AS memiliki valuasi sekitar 14 miliar dolar AS (Rp237,4 triliun) . Pemerintahan Trump sebelumnya telah melaporkan bahwa pemerintah akan menerima dana miliaran dolar karena perannya dalam memfasilitasi kesepakatan tersebut . Para pejabat pemerintahan membela biaya ini sebagai kompensasi atas peran Trump dalam menyelamatkan operasi TikTok di AS dan memandu negosiasi dengan China untuk menyelesaikan kesepakatan sambil mengatasi kekhawatiran anggota parlemen atas keamanan nasional .
Pemerintahan Trump memang bukan kali pertama ini terlibat dalam kesepakatan besar dengan perusahaan teknologi dan industri. Tahun lalu, pemerintah AS menginvestasikan sekitar 8,9 miliar dolar AS (Rp150,4 triliun) ke perusahaan semikonduktor Intel dan memperoleh hampir 9 persen kepemilikan saham melalui pendanaan CHIPS Act dan Secure Enclave programme .
Selain itu, pemerintahan Trump juga menerima hadiah pesawat Boeing 747-8 dari pemerintah Qatar pada Mei tahun lalu, yang disebut sebagai salah satu hadiah bernilai besar yang belum pernah terjadi sebelumnya . Pesawat senilai 400 juta dolar AS itu disumbangkan Kementerian Pertahanan Qatar ke Pentagon dan rencananya akan digunakan sebagai Air Force One setelah dimodifikasi .
Dengan tambahan dana segar Rp169 triliun dari kesepakatan TikTok ini, pemerintahan Trump semakin menunjukkan pola baru dalam state-led dealmaking yang menguntungkan kas negara.
(reuters/cnbc)
