Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Top 7 News Minggu Ini

― Iklan―

spot_img

Popular News

HomeNasionalPemerintah Kebut Efisiensi Anggaran, Rapat Bareng Sri Mulyani hingga Danantara demi Jaga...

Pemerintah Kebut Efisiensi Anggaran, Rapat Bareng Sri Mulyani hingga Danantara demi Jaga Defisit 3 Persen

Jakarta, ZonaOke.Id – Sekretariat Kabinet (Setkab) mengumumkan bahwa pemerintah tengah mematangkan langkah efisiensi dan optimalisasi anggaran negara. Hal ini dilakukan melalui rapat koordinasi lintas kementerian yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).

“Hari ini, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menghadiri undangan Rapat Koordinasi Efisiensi dan Optimalisasi Anggaran yang berlangsung di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” demikian petikan keterangan Setkab di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Membahas Penyesuaian Anggaran K/L

Dalam pertemuan tersebut, para pejabat membahas berbagai perencanaan kebijakan yang akan ditempuh pemerintah. Salah satu poin utamanya adalah rencana penyesuaian kembali anggaran pada belanja kementerian dan lembaga (K/L). Setkab menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga efektivitas penggunaan anggaran sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan.

Pemerintah juga terus mencermati perkembangan situasi global yang berlangsung dinamis. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai dasar sebelum pemerintah mengambil keputusan kebijakan fiskal yang lebih jauh.

Hadirkan Sri Mulyani hingga Danantara

Rapat yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

  • Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

  • Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

  • Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani

  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Rachmat Pambudy

  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Jaga Defisit di Angka 3 Persen

Airlangga Hartarto dalam pernyataannya menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap di angka 3 persen.

“Dalam kesempatan tersebut kita juga menyiapkan langkah optimalisasi dan efisiensi anggaran,” kata Airlangga.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melonggarkan batas defisit APBN 2026. Sebagai gantinya, pemerintah memilih fokus pada optimalisasi anggaran melalui efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Antisipasi Ketidakpastian Global

Menurut Airlangga, langkah efisiensi ini dilakukan sebagai respons terhadap berbagai ketidakpastian global, termasuk potensi dampak konflik geopolitik terhadap perekonomian nasional.

“Pemerintah memilih fokus pada optimalisasi anggaran melalui efisiensi belanja kementerian dan lembaga,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai skenario fiskal untuk mengantisipasi kemungkinan konflik global yang berlangsung lebih lama dari perkiraan. Dengan langkah ini, pemerintah optimistis APBN tetap sehat dan program-program prioritas nasional dapat terus berjalan.

(ant/cnbc)

Berita Terkait