Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Top 7 News Minggu Ini

― Iklan―

spot_img

Popular News

HomeHeadlineIran Bantah Minta Gencatan Senjata, Menlu Tegaskan Siap Bertahan "Selama Diperlukan"

Iran Bantah Minta Gencatan Senjata, Menlu Tegaskan Siap Bertahan “Selama Diperlukan”

Teheran, Zonaoke.id – Iran menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta gencatan senjata maupun perundingan di tengah konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam sebuah wawancara dengan CBS News, Minggu (15/3/2026).

“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta perundingan. Kami siap mempertahankan diri selama diperlukan,” kata Araghchi dengan tegas.

Dalam wawancara tersebut, Araghchi juga melayangkan seruan kepada Amerika Serikat. Ia mendesak Washington untuk memahami bahwa kebijakan menyerang Iran tidak akan pernah membuahkan hasil.

“Amerika Serikat harus mengerti bahwa menyerang Iran tidak akan menghasilkan kemenangan,” ujarnya, menegaskan kembali posisi defensif namun pantang menyerah negaranya.

Di tengah ketegangan yang memanas, Araghchi mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah menghubungi Teheran. Mereka meminta jaminan keamanan bagi kapal-kapal mereka yang melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran vital dunia.

“I Saya tidak dapat menyebutkan negara tertentu, tetapi kami telah didekati oleh sejumlah negara yang ingin memperoleh jalur aman bagi kapal mereka,” ungkap Araghchi.

Ia menjelaskan bahwa keputusan terkait izin pelayaran ini berada di tangan militer Iran. “Hal ini menjadi kewenangan militer kami untuk memutuskan, dan mereka telah memutuskan untuk mengizinkan sekelompok kapal dari berbagai negara melintas secara aman dan terlindungi,” tambahnya, merujuk pada komunikasi dengan negara-negara yang meminta jaminan tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, di mana Selat Hormuz menjadi titik krusial yang mempengaruhi pasokan energi global. Sikap Iran yang menolak perundingan dan menegaskan kesiapan perang panjang menunjukkan eskalasi konflik berpotensi terus berlanjut.

(*CBS News/ *Reuters/ *AFP)

Berita Terkait